KABUPATEN SITUBONDO, jurnalmalangraya.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Situbondo terus memperkuat transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memperluas jaringan merchant Electronic Data Capture (EDC).

Hingga 18 Juli 2026, BRI BO Situbondo telah melayani 183 merchant EDC yang tersebar di berbagai sektor usaha di Kabupaten Situbondo.

Penguatan jaringan merchant EDC tersebut menjadi bagian dari upaya BRI menghadirkan ekosistem pembayaran digital yang aman, mudah, dan terpercaya, sekaligus memperluas inklusi keuangan di daerah.

Salah satu merchant yang aktif memanfaatkan layanan EDC BRI adalah Semeru Mart, supermarket milik Lely atau Giok Tin.

Melalui penggunaan EDC BRI, Semeru Mart mampu memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam melakukan transaksi non-tunai sekaligus meningkatkan efisiensi operasional usaha.

Saat ini, Semeru Mart mencatat volume transaksi melalui EDC BRI rata-rata mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta setiap bulan.

Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital.

Pemilik Semeru Mart, Lely, mengatakan penggunaan EDC BRI memberikan berbagai manfaat bagi usahanya, mulai dari percepatan proses transaksi hingga meningkatnya kenyamanan pelanggan.

“Sejak menggunakan EDC BRI, proses transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan aman. Pelanggan juga semakin nyaman karena memiliki berbagai pilihan pembayaran non-tunai. Selain itu, layanan dari tim BRI sangat responsif ketika kami membutuhkan bantuan. Dengan volume transaksi sekitar Rp100 juta hingga Rp150 juta setiap bulan, EDC BRI sangat membantu kelancaran operasional supermarket kami,” ujar Lely.

Pemimpin BRI BO Situbondo, Ary Juwono, menjelaskan bahwa penguatan jaringan merchant EDC merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mempercepat digitalisasi transaksi di sektor perdagangan serta memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku UMKM.

Menurut Ary, kehadiran merchant seperti Semeru Mart membuktikan bahwa digitalisasi pembayaran tidak hanya memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan daya saing pelaku usaha.

“BRI terus berkomitmen mendorong transformasi digital UMKM melalui perluasan akseptasi pembayaran non-tunai,” jelas Ary.

Kehadiran merchant seperti Semeru Mart, lanjut Ary, menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing pelaku usaha.

“Hingga saat ini, BRI BO Situbondo telah melayani 183 merchant EDC di berbagai sektor usaha dan akan terus memperluas jangkauan layanan serta memberikan pendampingan kepada merchant agar semakin banyak pelaku usaha yang merasakan manfaat digitalisasi,” kata Ary.

Melalui pengembangan jaringan merchant EDC, BRI berharap semakin banyak pelaku usaha di Kabupaten Situbondo memanfaatkan sistem pembayaran digital untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (ADV)

 

Pewarta: Rendika Rakita

Editor: Doi Nuri